Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juli 2015

Masjid Anda Ada IMB ? Bila Tidak, bersiaplah Untuk Dirobohkan

Setiap bangunan harus ada Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ). Bila tidak ada,  maka harus diriobohkan.  Bagaimana dengan masjid anda?

#SaveOurMasjid
#IMBdiatasTanahWakaf

Masjid diseluruh negeri ini umumnya didirikan di atas tanah Wakaf dan dibangun dengan swadaya masyarakat setempat dan donatur dermawan yg berinfak.

Bagaimana kemudian ada pihak yang berkepentingan mempertanyakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas Masjid? Bisakah pengurus Masjid memperlihatkan buktinya?

Mungkin ini akan menjadi PR Besar pengurus Masjid untuk segera melengkapinya, sebelum "Pemerintahan Kafir" memanfaatkan kondisi ini.

Karena "tumbal" utk rencana besar mereka telah dimulai, kita belajar dari kasus di DKI, Penghancuran sebuah Gereja di Jati Negara dengan alasan tidak memiliki izin, dan ummat Islam di Jakarta pun "terpesona" dari pemandangan kasat mata ini, namun sesungguhnya "rencana tidak kasat mata" bisa jadi telah mereka susun, yg target akhirnya adalah puluhan bahkan ratusan Masjid di Jakarta, karena mayoritas dibangun di atas tanah Wakaf dengan swadaya Masyarakat.

"Gereja kami, kami relakan untuk dihancurkan karena tidak memiliki izin, maka ummat Islam pun harus rela masjid-masjidnya yg tidak berizin untuk dihancurkan sebagaimana bangunan liar lainnya...!!"

Benar-benar sebuah strategi tumbal yang sangat tersusun rapi, sementara kita masih tidak mau belajar dari strategi yang mereka lakukan...

Dalam waktu dekat ini genderang PILKADA segera ditabuh, masihkan anda akan memilih pemimpin yang bukan dari kalangan anda? Kalau kita tidak bisa belajar dari kondisi hari ini, yakinlah Masjid2 megah di tanah air ini hanya akan menjadi kenangan semata bagi anak cucu kita.

Repost By: Nashih Amin

Senin, 27 Juli 2015

Nishfu Sya'ban

Nisfu Sya'ban adalah peringatan pada tanggal 15 bulan kedelapan (Sya'ban) dari kalender Islam. Hari ini juga dikenal sebagai Laylatul Bara’ah atau Laylatun Nisfe min Sha’ban di dunia Arab, dan sebagai Shab-e-barat di Afghanistan, Bangladesh, Pakistan, Iran dan India. Nama-nama ini diterjemahkan menjadi "malam pengampunan dosa", "malam berdoa" dan "malam pembebasan", dan seringkali diperingati dengan berjaga sepanjang malam untuk beribadah. Dan tidak tidur. Di beberapa daerah, malam ini juga merupakan malam ketika nenek moyang yang telah wafat diperingati.
Nama lain
1. Lailatul  al-Baraa (bahasa Arab: ليلة البراءة, Malam Pengampunan Dosa),
2. Lailat al-Du'a (bahasa Arab: ليلة الدعاء, Malam Berdoa),
3. Nim Sha'ban di Afghanistan dan Iran,
4. Nisf Sha'ban (bahasa Arab: نصف شعبان, Pertengahan Sya'ban) di negara-negara berbahasa Arab,
5. Nisfu Sya'ban di negara-negara berbahsa Melayu,
6. Shab e Baraat di India, Pakistan, dan Bangladesh, berarti Malam Pengampunan Dosa,
7. Berat Kandili di Turki.
8. Wulan Ruwah di Jawa, yang berarti bulan arwah, digunakan untuk mengirim do'a kepada para leluhur agar mendapat pengampunan dosa.
Kekeliruan di Malam Nishfu Sya’ban
Di setiap bulan Sya’ban ini kita  melihat  kaum muslimin sangat antusias dengan hari atau malam nishfu sya’ban (15 Sya’ban). Beberapa pertanyaan berikut ini bisa kita lontarkan untuk mengkaji  hal sebenarnya tentang Nishfu Sya'ban. Pertanyaan itu antara lain:
Benarkah ada amalan tertentu ketika itu? 
Apakah ada tuntunan puasa, shalat atau do’a ketika itu? 

Ada beberapa catatan yang bisa kita nukil tentang Nishfu Sya'ban: