Selasa, 14 September 2021

Abu Hurairah R.A.

 Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi (عبدالرحمن بن صخر  الأذدي) (lahir  21 SH / 598 M  - wafat 57 H / 678 M, lebih dikenal dengan laqobnya ( julukannya), yaitu Abu Hurairah ( أبو هريرة ). Abu Hurairah adalah salah seorang Sahabat Rasulullah saw  yang terkenal dan merupakan periwayat hadits yang paling banyak.

Ibnu Hisyam  berkata bahwa nama asli Abu Hurairah adalah Abdullah bin Amin dan ada pula yang mengatakan nama aslinya ialah Abdur Rahman bin Shakhr.[1]

 Masa Muda Abu Hurairah

Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani Daus dari Daerah Yaman. Ia diperkirakan lahir 21 tahun sebelum hijrah Rasulullah saw, dan sejak kecil sudah menjadi yatim. Ketika mudanya ia bekerja pada Basrah binti Ghazwan, yang kemudian setelah masuk Islam dinikahinya. Nama aslinya pada masa jahiliyah  Abdus-Syams ( hamba matahari ) dan ia dipanggil sebagai Abu Hurairah ( ayah/pemilik kucing ) karena suka merawat dan memelihara kucing. 

Diriwayatkan atsar oleh Imam At-Tirmidzi dengan sanad yang mauquf hingga Abu Hurairah. Abdullaah bin Raafi' berkata, "Aku bertanya kepada Abu Hurairah, "Mengapa engkau bernama kuniyah Abu Hurairah?" Ia menjawab, "Kenapa kau penasaran perihal diriku?" Aku berkata, "Benar, demi Allah, sungguh aku penasaran terhadap dirimu." Abu Hurairah berkata, "Aku dahulu bekerja menggembalakan kambing keluargaku dan di sisiku ada seekor kucing kecil ( Hurairah ). Lalu ketika malam tiba aku menaruhnya di sebatang pohon, jika hari telah siang aku pergi ke pohon itu dan aku bermain-main dengannya, maka aku diberi kuniyah Abu Hurairah ( bapaknya si kucing kecil )." [2]

 Masuk Islam

Thufail bin Amr ad-Dausi, seorang pemimpin Bani Daus, kembali ke kampungnya setelah bertemu dengan Rasulullah saw dan masuk Islam. Ia menyerukan Islam dan mengajak kaumnya untuk masuk Islam, maka Abu Hurairah r.a. segera menyatakan ketertarikannya meskipun sebagian besar kaumnya saat itu menolak. Ketika Abu Hurairah pergi bersama Thufail bin Amr ke Makkah, Rasulullah saw mengubah nama Abu Hurairah menjadi Abdurrahman ( hamba Maha Pengasih ). Ia tinggal bersama kaumnya beberapa tahun setelah masuk Islam, sebelum bergabung dengan kaum muhajirin hijrah ke Madinah tahun 629 M. 

Abu Hurairah pernah meminta Nabi saw untuk mendoakan agar ibunya masuk Islam, maka Rasulullah saw mendoakan ibu Abu Hurairah, maka Allah swt kabulkan doa itu.

Abu Hurairah  r.a. selalu menyertai ( mulazamah ) Nabi Muhammad saw sampai wafatnya tahun 632 M di Madinah.

  Periwayat hadits

Abu Hurairah r.a. adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah saw, yaitu sebanyak 5.374 hadits. Di antara yang meriwayatkan hadist darinya dari para sahabat  adalah Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas bin Malik, Jabir bin Abdullah, r.a. dan lain-lain. Imam Bukhari pernah berkata: "Tercatat lebih dari 800 orang perawi hadits dari kalangan sahabat dan tabi'in yang telah meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah".

Marwan bin Hakam pernah menguji tingkat hafalan Abu Hurairah terhadap hadits Nabi. Marwan memintanya untuk menyebutkan beberapa hadits, dan kemudian sekretaris Marwan mencatatnya. Setahun kemudian, Marwan memanggilnya lagi dan Abu Hurairah pun menyebutkan semua hadits yang pernah ia sampaikan tahun sebelumnya, tanpa tertinggal satu huruf.

Salah satu kumpulan fatwa-fatwa Abu Hurairah pernah dihimpun oleh Syaikh As-Subki dengan judul Fatawa' Abi Hurairah.

 

Kesahihan Hadits Abu Hurairah

Abu Hurairah meriwayatkan lebih dari 5.000 hadits, meskipun diketahui dalam biografi sahih Al-Bukhari bahwa Abu Hurairah baru mengenal Nabi Muhammad 3 tahun sebelum Nabi Muhammad meninggal dunia. Bahkan salah satu sahabat paling dekat Nabi Muhammad, Abu Bakar, hanya meriwayatkan 142 hadits. Ini disebabakan karena Abu Hurairah mulazamah ( terus mengikuti ) Rasulullah saw di manapun beliau berada, kecuali saat beliau bersama keluarganya dan sedang  buang hajat. Itu dilakukan karena Abu Hurairah termasuk ashabussuffah, yaitu tempat yang disediakan oleh Rasulullah saw disekitar masjid untuk para sahabat yang miskin dan tidak punya rumah, sehingga memudahkan  kepada siapa saja yang ingin sedekah tinggal pergi ke Masjid yang di sana ashabussuffah tinggal. Sedangkan para sahabat yang lain  sibuk dengan usaha dan bisnis mereka, sehingga tidak bias membersamai  Rasulullah saw setiap saat. Sehingga mereka tidak banyak meriwayatkan hadist.

 Wafat

Pada tahun atau tahun 57 H / 678 M Abu Hurairah jatuh sakit, meninggal di Madinah, dan dimakamkan di Jannatul Baqi.

 

Referensi

1.    1.  As Sirah An Nabawiyah li Ibnu Hisyam, Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam al Muafiri (Ibnu Hisyam

2. 2. Sunan Tirmidzy ( Jaami' At-Tirmidzi )  no. 3805, Imam At-Tirmidzi berkata, "hasan gharib." 



[1]   As Sirah An Nabawiyah li Ibnu Hisyam, Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam al Muafiri (Ibnu Hisyam

[2]   Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Sa'iid Al-Muraabithiy, telah menceritakan kepada kami Rauh bin 'Ubaadah, telah menceritakan kepada kami Usaamah bin Zaid, dari 'Abdullaah bin Raafi', ia berkata, aku bertanya kepada Abu Hurairah. Jaami' At-Tirmidzi no. 3805, Imam At-Tirmidzi berkata, "hasan gharib." dan Sunan At-Tirmidzi no. 3840


Senin, 13 September 2021

Penting Untuk Anda Ketahui Tentang Aqidah

 Salah satu  dari Kandungan Syariat ( ajaran Islam ) adalah Aqidah. Kandungan Syariat ( ajaran Islam ) ada 4, yaitu: 1. Aqidah ( Keyakinan). 2. Ibadah ( Ritual peribadatan ), 3. Muamalah ( Etika Hubungan Sesama Manusia ), 4. Akhlaq ( Ketinggian Moral ).

Apa sih Aqidah Itu?  Ustadz  Muhammad Sabiq Hakim, MA, alumni Universitas di Sudan menjelaskan Panjang lebar  tentang Aqidah ini. Silahkan disimak  penjelasannya. 

IG : https://www.instagram.com/p/CTow3TGjI-9/

FB : https://web.facebook.com/kemanusiaanindonesia/videos/587969468898526/ 

Silahkan dikomentari, like, dan share agar bias dimanfaatkan oleh orang banyak.  Dan jangan lupa silahkan  disubscribe, dan klik  lonceng  notifikasinya  yang ada di channel youtube  : Komite Kemanusiaan Indonesia  ( KKI )   ini dan  agar  anda tidak ketinggalan ilmu dan informasinya.


 

Rabu, 14 April 2021

"Ku Lepas Kau dengan Air Mata".

 Sore itu  sebuah pesan masuk ke WA saya, "   Assalmu'alaikum Ustadz Masturi 🙏, saya  Bu  Fitri dari Pimpinan Daerah  Salimah Kota Tangerang Selatan - Banten, mau  mengundang Ustadz untuk mengisi kajian  WA online by VN. InsyAllah  acara akan dilaksanakan pada : 

Hari / Tanggal  : Sabtu /  8 Mei 2021 

Waktu :  Pkl.20.00-21.30 WIB. 

Acara : I'tikaf

Tema  :   "Ku Lepas Kau dengan Air Mata".

Bersediakah Ustadz ?  Mohon infonya. Jazaakallah khoir ? 🙏

Setelah saya  lihat jadwal saya, ternyata  bisa untuk mengisi acara tersebut, "  Insyaallah bisa Ustadzah." jawab saya lewat WA. 

" Alhamdulillaah Ustdaz Masturi wajazaakallah khoir."  Bolehkah  kirim CV & foto Ustdz ?" 

" Untuk pembuatan flyer🙏".

Sejenak saya cari-cari CV yang sebelumnya sudah  pernah saya kirimkan ke orang yang meminta untuk acara seperti ini. Alhamdulillah saya dapatkan  CV itu.  Berikut ini CV yang saya kirimkan: 

 Nama                        :  Masturi Istamar Suhadi, Lc. MPhil
Tempat, Tgl Lahir    : .......... Maret 1968
Alamat Rumah         :   Pondok Aren, Kota Tangsel-Banten
Status                        :  Menikah  ( masak harus ngaku bujang ya? ) hehehehehe
Istri                           : Sudah tahu kan?
Anak                         :  Cewek dan Cowok . 

Pendidikan
SLTA   :   Pesantren lah ya.   

S1 : Teman-teman pasti tahu saya  selesai S1 di man. 

S2  :  Pasti sudah tahu juga. 

S3 : Ini dia, saya sedang merencanakan nih. Mohon doanya, bisa masuk S3 dan tamat tentu saja. 

Pendidikan  Non Degree:   
1.    Diploma Bahasa Arab,  Language Institue, King Saud University, Riyadh, Kingdom Of Saudi Arabia.
2.    Islamic Studies   di  Institute  Pendidikan Tinggi Mesir – Zamalik , Diploma Pasca Sarjana 2003
3.    Trainer  Certificate  Penanggulangan AIDS,  PIMA , 2015
4.    Summer school in Islamic Finance di Busines  School di Durham University, Durham, Inggris, 2015

Pengalaman Mengajar / Organisasi
1.    Mengajar di Pesantren Al Ikhlas- Taliwang, Sumbawa Barat  1989
2.    Mengajar Agama Islam
3.    Pendiri  dan  Melatih Silat- Tapak Suci di Pesantren Al Ikhlas – 1989
4.    Melatih Silat- Tapak Suci di Ngawi  – 1990
5.    Pendiri  dan Pembina  Silat Tapak Suci di Mesir 1998 – 2003
6.    Pendiri  dan Pembina  Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah ( PCIM )  di  Islamabad – Paksitan  2004  - 2008
7.    Pendiri dan Pembina Silat  Tapak Suci – Kota Tangerang Selatan 2008  sampai sekarang
8.    Ketua Pimda 218 Tapak Suci Kota Tangerang Selatan Banten.
9.    Pengurus Wilayah 32 Tapak Suci, Banten.
10.    Pengurus Dewan Masjid Indonesia Wilayah Banten.

Aktivitas Sehari-hari :
Dosen 

Direktur  Komite Kemanusiaan Indonesia ( KKI )  - LSM
Trainer Persiapan   Menikah
Mengajar di Masjid dan Musholla

Motto
•    Berpikir Sederhana
•    Berbuat Sederhana
•    Bersikap Sederhana

Kontak
•    WA : sudah tahu  pastinya.
•    Email: masturi..@gmail.com
•    Skype: masturi

Sedangkan photo yang saya kirimkan, saya cari photo yang paling muda. Nah itu dia yang di atas tuh photonya, photo yang paling muda.


Kamis, 07 Mei 2020

Ramadhan Dan Kecerdasan Umat I Ustadz Masturi Istamar Suhadi


Seorang Muslim  memiliki kecerdasan  yang utuh,  yaitu :
1. Kecerdasan Spiritual ( Adzaka' Ar Ruhiy )
2. Kecerdasan Intelektual ( Adzaka' Al Fikriy)
3. Kecerdasan Emosional ( Adzaka' Al ‘Athifiy)
4. Kecerdasan Sosial ( Adzaka' A Ijtima’iy )