Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2020

Mengambil Sikap Yang Bijak

Hari ini Rabu, 25 Maret 2020, terjadi banyak polemik di masyarkat, termasuk tempt tinggal saya di Kota Tangerang Selatan, Banten, yaitu saat ada yang meninggal. Masyarakat dan lingkungan banyak berbisik-bisik tentang yang meninggal, apalagi kalau yang meninggal itu orang  lansia di atas 60 tahun, Memang saat ini virus Corona menjadi pandemi.  Mereka ada yang membisikkan orang tersebut karena Corona. Yang lain mengatakan belum tentu. Hal ini menjadikan keluarga yang kesusahan menjadi resah dan galau. Apalagi bisikan-bisikan tersebut ditulis ke medsos, akan menjadi viral  dan berita yang hangat.
Siapakah yang kompeten menanganinya? Siapa yang kompeten mengumumkan? Bagaimana kita menyikpinya?

Dalam kondisi seperti ini menurut saya:
1. Menjaga lisan lebih baik. Karena  saat ini berita benar bisa dibilang hoax, hoax bisa dibilang berita benar. Maka tatkala kita diam terlepas dari kedua hal tersebut.
2. Laporkan kejadian tersebut kepada instansi yang kompeten dalam hal ini, mulai dari RT, RW, Puskesmas Setempat, bahkan Dinas Kesehatan, untuk memastikan perihal kematian tersebut. Tidak bijak bila kita mengatakan dan memastikan meninggal karena Corona, atau bukan karena Corona sebelum dipastikan instansi terkait. Ini erat kaitannya dengan keselamatan keluarga yang ditinggal terutama lingkungan sekitar dan masyarakat banyak.
3. Pegangan  informasi kembalikan kepada yang punya otoritas, yaitu pemerintah, dinas / jawatan, ahli dibidangnya. Sehingga kita tidak kehilangan pedoman.
4. Informasi yang sampai kepada kita cukup kita keep di rumah kita saja. Sebab berapa bantak  minta konfirmasi berita ternyata menjadi berita. Contoh :
Ada berita  tentang  sesuatu  di blog E.  Pertanyaan adakah yang tahu kebenarannya?
Ternyata permintaan konfirmasi tersebut ditangkap menjadi berita bagi orang lain.
5. Menyikapi berita apapun, positif atau negatif, cukup  kita jadikan pelajaran buat kita  agar kita berhati-hati.
6. Tetap menjaga kekompakan dan solidaritas dilingkungan kita, kita ikuti arahan RT / RW kita, kita dengarkan nasehat sesepuh kita karena  kita satu lingkungan satu tempat tinggal.

Salam cinta dan  kompak selalu.

Jumat, 15 Februari 2019

Bagaimana Hoax itu dibuat? (2)

Sudah  saya jelaskan di postingan: " Bagaimana Hoax itu dibuat ? (1) " tentang berita dan berita hoax itu. 
Kali ini akan saya jelaskan tentang langkah-langkah   dibuatnya berita hoax. Ini agar pembaca tidak mudah percaya dengan berita  yang sampai kepada anda,  kemudian membuat kesimpulan. Karena kesimpulan anda pasti salah. Apalagi  menvonis  seseorang, atau masalah  hanya dengan membaca informasi yang sampai kepada kita tanpa mencari informasi selengkapnya.]
Berikut  langkah-langkah yang dilakukan dan dinasehatkan  saat membuat informasi hoax:

Langkah-langkah membuat hoax.
 1. Pilih topik yang unik
Tidak harus berhubungan dengan dunia komputer, boleh kesehatan, keuangan, kemanusiaan, atau bahkan tentang cuaca. Coba yang sepele dulu, tapi setiap hari digunakan orang, misalnya "mouse".

2. Cari 'masalah'
Carilah yang kira-kira akan membuat orang mengernyitkan dahi dan berupaya untuk memberitahukan teman-temannya. Misalnya:
"Penggunaan optical mouse dapat menimbulkan Kanker"

3. Gunakan istilah-istilah ilmiah
Usahakan yang sudah diketahui oleh banyak orang. Jangan lupa berikan  data-data berupa angka.
"Kenyamanan optical mouse ternyata mempunyai efek samping yang berbahaya. Tiga tahun semenjak peluncuran pertama optical mouse oleh microsoft, telah ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang
dipancarkan mouse. Optical mouse bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan jauh lebih tinggi dari pada pada handphone.Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak tangan bisa berpengaruh fatal pada kesehatan, karena menurut laporan WHO radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone. Akan tetapi radiasi mouse menjadi
berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai komputer.
Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk-produk berkualitas  rendah, karena produk-produk yang bagus memiliki shield (pelindung) untuk  melindungi pergelangan tangan. "

4. Tambahkan alamat kantor berita di internet
"WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse  untuk seluruh kegiatan di kantornya, sementara Microsoft dan IBM mengucurkan dana sekitar 2milyar dolar untuk kerjasama pembuatan pointing  device yang lebih aman.
Industri-industri hardware terbesar di cina dan taiwan berusaha
menutup-nutupi hal ini. Jika diperhatikan, mouse-mouse optical yang  beredar di pasaran saat ini diproduksi oleh merk-merk yang tidak terkenal, padahal itu hanyalah sisa produksi industri besar yang sudah menghentikan
penjualan."

5. Berikan solusi yang tidak kalah gebleknya
"Untuk itu, cobalah memegang mouse hanya di saat diperlukan saja.  Berlatihlah menggunakan Hotkey (Ctrl-C, Ctrl-V untuk kopi paste). Kembalilah menggunakan mouse model lama (bola)".

6. Tambahkan kata-kata ajaib
"Sekedar untuk berjaga-jaga, seorang temanku sudah kena 2 hari yang lalu.  Tolong teruskan ke orang-orang yang anda sayangi".


7. Berikan efek forward.
Agar seolah-olah email ini didapat dari kalangan eksklusif, atau dari  milis yang berkaitan, beri efek forward pada judul email
"Fwd:[milis-kesehatan]Mouse Optical dapat menyebabkan kanker
(PENTING!!!)".

Semoga anda tahu bagaimana sebuah berita hoax itu ada, sehingga  tidak menjadi korban hoax. 

 ---------**********---------





Donasi Kemanusiaan Anda
KLIK DI SINI

Bagaimana Hoax Itu Dibuat ? ( 1 )

Berita yang berkembang di semua media saat ini sangat banyak. Berbagai informasi bersliweran di depan kita dalam hitungan detik sudah mencapai ratusan informasi. Sehingga kita dibuat tidak berdaya oleh berbagai informasi tersebut.
Tidak berdaya mencari konfirmasi kebenarannya
Tidak berdaya mencari sumber pertamanya
Tidak berdaya memilih dan memilah mana yang benar dan mana yang salah.
Bahkan tidak berdaya membacanya, karena terlalu banyaknya informasi, dan sedikitnya waktu yang kita miliki.
Pendek kata kita dibuat tidak berdaya.
Ditambah lagi memang ada orang, kelompok, komunitas bahkan perusahaan yang kerjanya berjualan hoax dan berita bohong, menjadikan semakin semaraknya berita.

Kita sebagai pembaca cerdas, mesti tahu  langkah-langkah sederhana  berita hoax itu dibuat,  Untuk lebih jelasnya silahkan  Klik Di Sini   untuk membaca langkah-langkah berita hoax itu dibuat.



Donasi Kemanusiaan Anda 

Kamis, 31 Desember 2015

HALAL FOOD COURT..

Perhatian pengusaha kuliner halal!!

Kesempatan emas menjual produk dan mengenalkan merk anda kepada ratusan ribu pengunjung selama 10 hari di event "Islamic Book Fair (IBF) tahun 2016" dalam tajuk :

HALAL FOOD COURT..

Halal makannya,
Halal harganya,
Halal rasanya!

Indonesia Halal Center bekerjasama dengan Ikatan Penerbit Indonesia membuka kesempatan bagi 30 pemilik usaha kuliner saja (makanan berat, semi berat dan minuman olahan).

Catat tanggal dan waktunya :
26 Feb-8 Maret 2016
Tempat : Istora Senayan Jakarta

Stand :
Ukuran 2x2,5Meter
Listrik
Jumlah Stand : terbatas hanya 30 saja!

Harga :

Umum : Rp. 4.000.000

Member IHC : Disc. Rp. 500.000 untuk pembelian stand S/D 20 januari 2016)

Syarat kuliner :

1. Makanan berat/semi berat, minuman olahan

2. Telah bersertifikat halal

Segera daftarkan kuliner anda, waktu dan tempat sangat terbatas!

Info lebih lanjut dan pemesanan stand hubungi sekretariat Indonesia Halal Center di 081289497292 (Zul)

www.IndonesiaHalalCenter.Org

FB : IHC Halal

Twitter : @Halalezat @GoProdukHalal

#SahabatHalal #BudayaHalal

Senin, 28 Desember 2015

Malam Bina Ruhiyah SMP&SMA

��Assalamu'alaikum pelajar SMP dan SMA Kota Tangsel��

��Ikutan yuk acara MABIRU (Malam Bina Ruhiyah)��

��FREE��

Kapan acaranya??
✅ 31 Des 2015 sd 1 Jan 2016
✅ jam 17.00 Kamis s/d 06.00 Jum'at
✅ bertempat Sekolah Insan Cendikia Madani Ciater Serpong

Apa aja acaranya??
�� StandUp Islamic Comedy by Alif
�� Nasyid pelajar "NAHNU"
�� Tausiyah Ust Ismeidas
�� Muhasabah Ust Ade Kusnan
�� Nonton Film Bareng

��buruan daftar Yaa....peserta terbatas��

PENDAFTARAN SMS Nama/Asal Sekolah/kelas ��terakhir hari Kamis jam 20.00��
Ke :

➡ Ikhwan 0852 2906 5881 (Widhi)
➡ Akhwat 0856 9534 5243 (Herlina)

��NOTE��
peserta harap membawa : ✔tempat minum
✔snack
✔infaq

�� Disediakan Transportasi bagi peserta domisili Pondok Aren. Kumpul jam 16.30 Kamis di Masjid MBM STAN.

✏Present By IQRO' CLUB Tangsel✏

Musabaqah Tahunan Hafalan Al-Qur'an

Info dari
�� Atase Keagamaan Kedubes Arab Saudi:

Musabaqah Tahunan Hafalan Al-Qur'an dan Hadis Pangeran Sultan bin Abdul Aziz rahimahullah tingkat Nasional ke-8 insya Allah akan diadakan pada tanggal: 28-31 maret 2016, sdg utk tingkat Asia Pasifik pada tanggal: 18-21 April 2016.

Surat undangan musabaqah utk semua lptq tingkat provinsi sdh dikirimkan 2 minggu yg lalu sdg utk lembaga atau pesantren yg tersebar di seluruh daerah di indonesia sudah going pd hari rabu tgl 16/12 yg lalu.
Mekanisme daftar bagi calon peserta yg berminat melalui lptq provinsi atau pesantren yg mendapat undangan tsb.

Jika pesantren tahfizhnya blm dapat undangan tahun ini bisa didaftarkan nama pesantrennya melalui surat permohonan resmi yg dikirimkan via email ke: maktabjakarta@gmail.com atau via pos ke alamat sekretariat panitia: kantor atase agama kedubes saudi arabia di jakarta, jl banyumas no 16 menteng jakarta pusat 10310.
Kegiatan musabaqah utk tingkat nasional insya allah akan diadakan seperti tahun lalu yaitu di hotel balairung matraman jakarta timur.

Cabang2 hafalan yg diperlombakan dlm musabaqah ini, adalah:
1. Al-Qur'an: 30 juz, 20 juz, 15 juz dan 10 juz dari awal surat dlm mushaf dn tdk berlaku hafalan dari belakang atau tengah2 mushaf.
2. Hafalan hadis terdiri dari 100 hadis dg sanad dan 400 hadis tanpa sanad (tersedia modul baku dari panitia).

Hadiah dlm bentuk mata uang riyal saudi bagi para juara musabaqah tingkat nasional:
1. Cabang 30 juz: juara satu: 16.000 SR, juara dua: 15.000 SR, juara tiga: 14.000 SR.
2. Cabang 20 juz: juara satu: 13.000 SR, juara dua: 12.000 SR, juara tiga: 11.000 SR.
3. Cabang 15 juz: juara satu: 10.000 SR, juara dua: 9.000 SR, juara tiga: 8.000 SR.
4. Cabang 10 juz: juara satu: 7.000 SR, juara dua: 6.000 SR, juara tiga: 5.000 SR.
5. Cabang Hadis: juara satu: 10.000 SR, juara dua: 9.000 SR, juara tiga: 8.000 SR.
Masing2 juara 1, 2 dan 3 pada semua cabang hafalan Al-Qur'an dan 10 besar dalam cabang hadis berhak pula mewakili indonesia pd event sesudahnya yaitu musabaqah tingkat asia pasifik yg kemungkinan peserta ditempatkan di hotel royal kuningan sdg kegiatan musabaqahnya di masjid istiqlal pada tgl 18 s/d 21 april 2016.

Juara pada tingkat asia pasifik mendapat hadiah dlm bentuk mata uang riyal sebesar nilai nominal pd tkt nasional plus mendapat kesempatan ibadah haji sbg daftar tamu undangan kerajaan saudi arabia langsung pada tahun yg sama tersebut. (alias gak pakai waiting list dan nunggu sampai bertahun-tahun)

Panitia akan mengganti transportasi pulang pergi bagi para peserta yg mendapat panggilan keikutsertaan musabaqah ini dg besaran yg telah ditentukan menurut perhitungan panitia mengenai harga tiket darat maupun udara. Begitupula semua biaya akomodasi dan konsumsi selama berlangsungnya acara ditanggung seluruhnya oleh panitia pelaksana. Tersedia pula hadiah2 tambahan bagi peserta seperti baju seragam musabaqah, tas, mushaf dan cd murattal serta buku2 islami lain2nya.

Bagi para peserta yg kurang beruntung dn tdk menjadi juara, maka panitia akan memberikan hadiah uang saku sebesar masing2 Rp. 500 ribu rupiah selain uang ganti transportasi pulang-pergi seperti yg tersebut di muka.

Musabaqah tingkat nasional insya Allah akan ditutup oleh menteri agama RI Bpk H Lukman Hakim Saifuddin di gedung auditorium kemenag yg di jln sudirman (gedung baru) pd tgl 31 maret 2016.

Utk musabaqah tingkat asia pasifik seperti tahun2 sebelumnya insya Allah para peserta, official, panitia plus tamu undangan sebelum acara penutupan pd malam harinya, maka paginya akan dijamu dan bersilaturrahim lebih dulu dg Bpk Ir H Joko Widodo (Presiden RI) pd tgl 21 april 2016.

Demikian maklumat ini semoga bermanfaat..

CP/WA: +62817798854 (Gunaim Ihsan, Lc. Staff Kantor Atase Keagamaan Kedubes Arab Saudi)

Selasa, 24 November 2015

Apa Tuh ODOJ?

One day one juz atau biasa disingkat ODOJ,  tahukah anda?
Bila anda belum tahu,  maka info berikut berguna untuk Anda:

Frequently Asked Question
1. Apa itu ODOJ ?
ODOJ merupakan sebuah komunitas yang dibentuk dengan tujuan untuk memfasilitasi dan mempermudah umat Islam agar dapat membiasakan tilawah Al-Qur’an 1 juz sehari.
2. Apa saja aktivitas di Grup ODOJ ?
Dalam pelaksananaannya, ODOJer dibagi dalam grup-grup yang terdiri atas 30 orang. Selama di dalam grup, ODOJer dapat saling membantu menyemangati rekan-rekannya, mengingatkan dalam kebaikan, sekaligus memperluas tali silahturahim. Grup ODOJ merupakan penghubung antara ODOJer dengan Komunitas ODOJ.
3. Syarat Menjadi Anggota ODOJ
Apa saja syarat menjadi anggota ODOJ?
a. Beragama Islam
b. Memiliki fasilitas Aplikasi Mobile berbentuk WhatsApp atau Blackberry Messanger
c. Komitmen untuk membaca Al-Quran satu juz per hari
d. Bersedia mengikuti dan mamatuhi peraturan dari Komunitas One Day One Juz
4. SOP (Standar Operasional Prosedur) ODOJ . SOP ODOJ dapat diunduh di http://onedayonejuz.org/page/content/20/download

5. Apakah saya dapat bergabung di ODOJ, tapi tidak kholas satu juz setiap harinya?
Komunitas ODOJ menyambut dengan tangan terbuka siap saja yang ingin berkomitmen dalam tilawah Al Qur’an. Untuk itu, selain menyelenggarakan Program ODOJ, juga terdapat Program ODALF dan ODOL.
ODALF (One Day Half Juz), ditujukan bagi ODOJer yang siap  berkomitmen untuk tilawah satu hari setengah Juz

ODOL (One Day One “Lembar” Juz), ditujukan bagi untuk belajar berkomitmen tilawah Al Qur’an setiap hari satu lembar. ODOL terbagi menjadi ODOL Kids dan ODOL Dewasa. Khusus untuk program ODOL Kids, nomor handphone yang digunakan adalah nomor orangtuanya.

6. Apa manfaat yang saya dapat dengan bergabung di ODOJ ?
a. Insyaa Allah menjadi sebaik – baik manusia (“Sebaik – baik kalian adalah siapa yang mempelajari Al Qur’an dan Mengamalkannya” [HR. Bukhari])
b. Meningkatkan kedekatan dengan Al Qur’an
c. Melatih aga rlebih disiplin dalam membaca Al Qur’an
d. Memperluas Tali Silahturahmi karena berkumpul dengan saudara – saudara baru di Grup ODOJ
e. Memperoleh informasi berupa tausiyah rutin, serta program – program ODOJ lainnya
f. dll

��PENDAFTARAN ODOJ & PERMASALAHANNYA
1. Bagaimana Cara Daftar di ODOJ
Q: Bagaimana cara daftar di ODOJ?
A: 1. Untuk daftar ODOJ via website, dapat melalui   
        http://onedayonejuz.org/page/content/16/pendaftaran-odoj-odolkids-odalf
    2. Untuk daftar ODOJ via SMS, ketik :
REG#Nama#ODOJ/ODALF/ODOLKIDZ#WA/BBM/SMS#L/P#Nomor HP
Kirim ke Nomor 0857 7820 5517
2. Mendaftar ODOJ Selain Dari Indonesia
Q: Jika nomor WhatsApp yang ingin saya masukkan adalah nomor selain Indonesia bagaimana?
A: Anda bisa memasukkan kode negaranya terlebih dahulu dengan menggunakan tanda + (plus). Misal nomor Whatsapp Anda dengan kode Negara adalah 9123456 , maka pada saat pendaftaran masukkan nomornya +9123456.

3. Kesulitan Dalam Pendaftaran
Jika menemui kesulitan silahkan hubungi kami di :
1. via chat ODOJ OFFICIAL LINE@  : @onedayonejuz
2. SMS ke 0857 7820 5517 dengan Format : Help#Nama#Permasalahan
    Contoh : Help#Paiman Sigit# Min, bagaimana cara daftar ?

Q: Bagaimana jika status group belum diaktifkan atau saya sampai saat ini belum diinvite (diundang) ke group WhatsApp ODOJ?
A: Group akan diaktifkan maksimal H+5 setelah Anda melakukan pendaftaran, jika lebih dari itu silakan kirim e-mail dengan mengirimkan nama dan nomor handphone yang terdaftar.

Q: Bagaimana jika saya tidak bisa login (masuk) atau lupa username dan atau password?
A: Silakan kirim pesan  atau kirim email atau klik lupa password

4. Bergabung Dengan ODOJ Jika Tidak Memiliki WhatsApp & BBM
Q: Bagaimana saya bisa gabung di odoj jika saya tidak mempunyai WhatsApp & BBM, tapi saya ingin ikut sekali?
A: Bagi member yang tidak mempunyai Whatsapp maupun BBM, ODOJ memfasilitasi bagi yang menggunakan SMS. Silahkan untuk mencantumkannya pada saat pendaftaran.

5. Apakah dapat daftar ODOJ via Medsos?
Q: Saya ingin daftar ODOJ, apakah saya dapat daftar via Medsos saja?
A: Pendaftaran ODOJ via Medsos dapat dilakukan, cukup dengan japri/pm/dm admin Medsos ODOJ dan sampaikan informasi sebagaimana pendaftaran ODOJ via sms REG#Nama#ODOJ/ODALF/ODOLKIDZ#WA/BBM/SMS#L/P#Nomor HP

Senin, 15 Juni 2015

INFO PENTING YANG JARANG DIKETAHUI ORANG

Saya dapat informasi dari seseorang.  Ketika saya tanyakan kepada nya tentang informasi tersebut , dia mendapat dari orang juga.  Akhirnya tidak tahu dari mana asalnya info ini.
Ini saya tulis kembali untuk anda,  bukan untuk memberi tahu.  Karena saya sendiri belum nyoba. Barangkali ada yang mau recheck berita ini benar atau bohong.  Berikut selengkapnya:

1. Nomor Darurat untuk telepon genggam adalah 112.
Jika anda sedang di daerah yang tidak menerima sinyal HP & perlu memanggil pertolongan, silahkan tekan 112 dan HP akan mencari otomatis network apapun yang ada untuk menyambungkan nomor darurat bagi anda.
Dan yang menarik, nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad dalam kondisi di lock.

2. Kunci mobil anda ketinggalan di dalam mobil?
Anda memakai kunci remote?
Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil & remote cadangan nya ada di rumah, anda segera telpon orang rumah dengan HP, lalu dekatkan HP anda kurang lebih 30cm dari mobil & minta orang rumah untuk menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah.
Pada waktu menekan tombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon cellular yang dipakainya.

3. Tips untuk menge-Check keabsahan mobil/motor anda.
Ketik contoh :
JATIM L8630NS (no plat mobil anda)
Kirim ke 1717,
nanti akan dapat balasan dari kepolisian mengenai data² kendaraan anda, tips ini juga berguna untuk mengetahui data² mobil bekas yang hendak anda akan beli.

4. Jika anda sedang terancam jiwanya karena dirampok/ditodong seseorang untuk mengeluarkan uang dari ATM, maka anda bisa minta pertolongan diam² dengan memberikan nomor PIN scara terbalik, misal no asli PIN anda 1254 input 4521 di ATM maka mesin akan mengeluarkan uang anda juga tanda bahaya ke kantor polisi tanpa diketahui penodong tsb.
Fasilitas ini tersedia di seluruh ATM tapi hanya sedikit orang yang tahu (tolong disebarkan).

5. Lupa dengan nomer sendiri?
Nggak usah sibuk missedcall orang biar bisa tau no Sendiri?
nih ada cara cek no sendiri :
Axis. : *2#
Xl. : *123*7*2*1*1#
Smartfren : *995#
Simpati. : *808#
Tri : *998#
Indosat. : *123*30#

Info yg BERMANFAAT 
JANGAN LUPA DI SHARE

Senin, 04 Mei 2015

Kecerdasan Yang Komplit


Banyak orang tua  yang memandang terhadap  anaknya dengan pandangan yang komplit. Cenderung memandang anaknya dengan pandangan yang parsial. diantaranya  dalam memandang  intentlektualitas sang anak
Sebagian orang tua memandang kecerdasan anak dari sisi interlektualitas. Sehingga yang diperhatikan hanya masalah nilai sekolahnya. Atau kehebatan nilai mata pelajaran yang diraihnya.
Tidak sedikit oraang tua yang bangga ketika anaknya mendapat rangking satu. Anak akan dimarahi ketika sang anak mendapatkan rangking bawah.
Padahal kehebatan anak-anak ketika ia memiliki kecerdasan yang komplit. Kecerdasan ruhani, kecerdasan fikri, kecerdasan emotional (athify), kecerdasan sosial (ijtimaiy). Yang seperti ini akan menjadi anak yang sholeh dan sholihah. Banyak orang tua yang cukup puas dengan melihat anak nya mendapatkan nilai tinggi dan mendapatkan juara di sekolah nya. Padahal itu hanya kecerdasan intelektual saja. Sedangkan kecerdasan yang lain merangkak. Apalah artinya cerdas intelektual tapi bodoh ruhani, bodoh emosi dan bodoh sosial?

Selasa, 31 Agustus 2010

Mengapa Tokek Mahal Harganya?

Kompas - Selasa, 31 Agustus



Tokek, hewan reptil yang suaranya sering muncul di rumah, kebun, gedung atau bahkan hutan itu kini harganya makin mahal. Tokek berkaki empat mirip cicak itu lebih sering dijumpai di rumah dan kini makin mudah diperoleh di pasaran untuk berbagai keperluan.

Apa yang menjadikan tokek mahal harganya? Ternyata bukan karena suaranya yang sering bunyi tanpa diduga dan berulang-ulang satu periode. Tetapi lebih kepada kandungan dari tokek itu sendiri, yang otomatis untuk memanfaatkan harus disembelih atau dimatikan.

Tokek rumah atau cicak besar bernama latin Gekko gecko dikenal di beberapa tempat beda menyebutnya misalnya tekek atau tokek, (Jawa), tokok (Sunda), dan tokay gecko atau tucktoo (Inggris).

Tokek rumah memiliki bintil besar-besar di punggungnya yang berbeda-beda warnanya dan hal ini satu diantara pembeda dengan cicak kecil. Bermacam-macam warnanya dari warna abu-abu kebiruan sampai kecoklatan, dengan bintik-bintik berwarna merah bata sampai jingga.

Perut tokek warna abu-abu biru keputihan atau kekuningan dan ekornya juga ada enam baris bintil belang-belang. Kakinya di jari-jari ada bantalan pengisap sehingga pandai lengket di dinding tembok atau pohon.

Tokek menjadi mahal dan dicari orang konon karena bisa menyembuhkan orang yang mengidap HIV atau AIDS. Penyakit mematikan itu menyerang sistem imun tubuh dan belum ada obat medis yang mampu mengatasinya. Sehingga, ramuan tradisional dari tokek dipercaya sebagai paling mujarab untuk hal itu.

Bagian lidah tokek dan darahnya dikabarkan mengandung zat yang bisa melawan virus HIV. Yang memiliki khasiat itu tokek berbobot lebih dari 3 ons dalam keadaan hidup.

Selain lidah, konon empedu tokek juga mujarab untuk pengobatan orang yang mengidap AIDS. Kabar beginilah yang membuat orang harus membeli dengan harga mahal demi terselamatkan nyawanya.

Di bagian empedu tokek, juga mengandung senyawa anti tumor dan kanker sehingga bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Sedangkan daging secara keseluruhan sudah dikenal sejak nenek moyang bisa menyembuhkan berbagai penyakit gatal. Banyak orang memberikan kesaksian bahwa penyakit kulit gatal-gatal bisa sembuh dengan tokek yang dibakar atau digoreng.

Harga tokek bervariasi tergantung berat badan dan usia tokek itu sendiri. Di beberapa daerah seperti Jakarta, Batam, Banjarmasin, Makassar, Pontianak, Surabaya dan Solo serta kota lainnya sudah ada lokasi khusus penjualan tokek.

Di Pasar Jatinegara, Jakarta juga ada pasar hewan yang menyediakan berbagai macam satwa langka sekalipun, dengan harga murah.

Untuk tokek dengan berat badan kurang dari 1,5 ons masih kisaran Rp 200 ribu. Tapi bila sudah besar sekitar 2 ons dan sudah tua maka bisa mencapai Rp 5 jutaan.

Jika nasib mujur, penjual tokek dengan berat badan lebih dari 3 ons atau 4 ons bisa terjual Rp 100 juta. Akan lebih mahal lagi jika sudah mencapai 1 kilogram dan mendapat pembeli langsung dari Korea, China atau Malaysia harganya bisa lebih dari Rp 200 juta.

Tokek raksasa yang pernah ditemukan di pedalaman Kalimantan memiliki berat hingga 64 kilogram yang kemudian terjual Rp 179 miliar oleh pengusaha Korea melalui orang Malaysia.


Sumber Asli : http://id.news.yahoo.com/kmps/20100831/tpl-mengapa-tokek-mahal-harganya-81d2141.html

Jumat, 13 Agustus 2010

Menjadi Aktivis LSM

Mungkin diantara teman-teman ada yang berminat untuk bergabung di LSM. Kerja di LSM adalah kerja kemanusiaan.Orientasi kemanusiaannya lebih menonjol. Namun ada kepuasan tersendiri ketika kita bisa membantu orang lain. Ini ada peluang untuk bergabung di LSM, silahkan baca surat dan pengumuman berikut, moga bermanfaat:


From: fitri sunarto
From: lapam Lembaga Advokasi Pendidikan Anak Marginal


Lembaga Advokasi Pendidikan Anak Marginal (LAPAM) membutuhkan orang-orang
visioner dengan keberpihakan terhadap kelompok masyarakat marginal untuk
sebagai Staf Program.
Deskripsi Pekerjaan :

  1. Mengelola POSKO peduli pendidikan di wilayah Jabodetabek

  2. Mengorganisir kelompok orangtua kritis di komunitas LAPAM

  3. Mendampingi proses advokasi atas pengaduan masyarakat yang masuk
    ke POSKO peduli pendidikan


Kualifikasi :

  1. Berpengalaman bekerja di LSM / Ormas

  2. Berpengalaman mengorganisir kelompok masyarakat marginal

  3. Memahami issue anak dan issue pendidikan

  4. Dapat bekerja mandiri maupun secara team

  5. Lebih disukai yang berpengalaman bekerjasama dengan jaringan

  6. Lebih disukai yang memiliki pengetahuan tentang hukum dan kebijakan


Bagi yang berminat dapat mengirimkan lamaran dan CV ke :


Jl. Ciawi I No 2 , Blok Q. Kebayoran Baru, Jaksel 12180.
Atau email ke :
lapam2007@gmail. com

Untuk informasi yang lebih jelas dapat menghubungi Sdri. Fitriani Sunarto di
021-7222008.
Catatan:
Di tunggu sampai tanggal 31 Agustus 2010.



Barangkali anda berminat, segera ditangkap kesempatan ini sebelum terlambat.

Selasa, 10 Agustus 2010

Ucapan Ramadhan

Setiap kali datang Ramadhan setiap tahun, kita saling mengingatkan dan menasehati agar bisa optimal melaksanakan ibadah Ramadhan.
Tahun ini tidak beda pula dengan tahun-tahun sebelumnya, saling mengirimkan ucapan-ucapan serta permohonan maaf. Untuk itu saya tertarik untuk menuliskannya di blog ini. Tujuan utamanya untuk memudahkan mengingat pesan-pesan menarik dari teman-teman yang dikirimkan via Ponsel, atau milis, atau FB dan berbagai media lainnya.
Berikut ucapan-ucapan itu, moga anda juga bisa mjengambil manfaat dari berbagai ucapan itu dan semangat melaksanakan Ramadhan tahun ini. Selamat Membaca!


H.E sent from 0812 164 193 xxx 10 Agustus 2010:
Waktu mengalir bagaikan air. Ramadhan suci sebentar lagi segera hadir. Ada luka yang pernah terukir, ada khilaf yang sempat bergulir, ada sangka yang sempat terpikir. Namun kiranya dibukakakan pintu maaf dan lapang dada, agar Ramadhan kita semakin bermakna ... mari sambut bulan Ramadhan dengan ikhlas dan optimisme, marhaban ya Ramadhan dengan ikhlas dan optimisme, marhaban ya Ramadhan... kullu aam wa antum bikhoir ... mohon maaf yang sedalam-dalamnya. ( HE, DN, ND,NS). Mohon maaf bisa sudah menerima SMS yang serupa :)).



اللهم أهله علينا بالأمن والإيمان بالسلامة والإسلام والتوفيق لما تحب وترضى ربك وربنا الله.

Ya Allah, jadikanlah datangnya bulan Ramadhan bagi kami ketentraman dan iman dengan selamat dan Islam serta taufiq apa yang Engkau cintai dan ridhai Tuhanmu (bulan sabit) dan Tuhan kami Allah. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan semoga puasa Ramadhan kita jadi syafaat di hari akhir nanti. (Fjr dan keluarga).



Mohon dibukakan pintu maaf atas segala salah dan khilaf kami. Selamat shoum Ramadhan. Semoga menerima ibadah puasa kita dan memelihara silaturrahim kita. MBU dan keluarga.


Asw. menjelang Ramadhan yang mulia, kami sekeluarga mohon maaf atas semua salah dan khilaf. Semoga kita semua bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan maksimal dan mendapat ampunan dari Allah Swt. Amin. M.Ltf sekeluarga.


Marhaban Ya Ramdahan . " Ya Allah beri kami kesempatan untuk meraih kebaikan apapun yang ada di bulan yang penuh keberkahan ini". Mohon Maaf lahir dan batin. M.Gzl dan keluarga.


Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan. Kita masuki Bulan suci Penuh Rahmat , maghfiroh dan dibukanya pintu surga dengan hati bersih untuk meraih kemenangan . Amin 3X. M.RML sekeluarga.


Jika nafas ini berhenti, mungkin sujud hari ini begitu berarti. Jika menangis di ujung penyesalan,mungkin menangis hari ini ada lentera-lentera harapan. Karena kita hanya singgah sebentar di dunia ini. Mari bersama kita perbaiki segala sesuatu selagi kita miliki kesempatan. Menghiasi dengan amal agar setiap detik kehidupan kita dihitung sebagai kebaikan. Semoga Allah limpahkan Rahmat, keberkahan. Mohon maaf lahir dan batin. Taqobbalallahu minna wa minkum . Selamat menyambut dan menjalankan Ramadhan. Semoga amal ibadah kita diterima Allah. MRSH dan keluarga.


Hidup hanya se(x), Dosa jangan di (+) Amal jangan di (-), Cinta jangan di (:). Gugur bungan karena layu. Gugur iman karena nafsu. Gugur cinta karena cemburu. Menangis karena duka. Tertawa karena suka. Bertaubat karena dosa. Mari kita bersihkan hati sucikan jiwa, jalani hidup dengan beramal di bulan rmadhan yang penuh mulia ini. Mohon maaf lahir dan batin. 081378332359.


Ass.wr.wb. Langkah diayun tujuan menanti,sms dikirim pengganti diri, dosa khilaf dan salah jadilah beban. bermohonlah diri kira

Inilah uccapan-ucapan selamat Ramadhan yang saya terima. Moga bermanfaat juga bagi anda yang membaca. Selamat Ramdhan 1431 H.

Senin, 02 Agustus 2010

Perekat

Senin, 02 Agustus 2010, By Ivan
Menjelang bulan romadlon, para mahasiswa muslim di kampus pak adil, sepakat untuk menyelenggarakan acara tarhib romadlon. Sebagai pembicara,pilihan jatuh kepada pak sujahtra, yang dengan senang hati, berkenan untuk memenuhi undangan. Sebagaimana biasanya, pak sujahtra selalu mengawali khutbahnya,dengan menyampaikan pertanyaan. Seandainya ada dua hadits shahih, yang satu mengisahkan perilaku Rasulullah, dan yang lainnya mengisahkan ucapan atau pernyataan Rasulullah, namun isi kedua hadits tersebut bertentangan, yang manakah diantara kedua hadits tersebut yang lebih kuat kedudukannya. Masih bingung, tanya pak sujahtra ketika melihat seisi kelas memandangnya dengan melongo. Begini contohnya, lanjut pak sujahtra. Ada sebuah hadits yang mengisahkan pernyataan Rasulullah, bahwa jumlah rokaat dalam sholat maghrib ada tiga, sedangkan ada hadits lain yang mengisahkan bahwa Rasululah pernah melaksanakan sholat maghrib empat rokaat, maka, hadits yang pertama lebih kuat kedudukannya, karena ternyata, Rasulullah melaksanakan sholat maghrib empat rekaat lantaran beliau lupa jumlah rekaat yang sudah beliau kerjakan.
Apa yang terlihat oleh khalayak pada diri seseorang, belum tentu mewakili karakter orang tersebut, kecuali orang yang bersangkutan menguatkannya dengan pernyataan. Sebagai contoh, ketika sebagian kader da'wah melihat sebagian kader yang lain mengenakan atribut duniawi yang dalam ukuran mereka, mewah, jangan langsung menyimpulkan bahwa sebagian kader sudah mulai meninggalkan sikap hidup sederhana dan mulai bermewah-mewahan. Selama tidak ada pernyataan dari kader yang menguatkan persepsi kita, maka persepsi yang berawal dari prasangka buruk,harus digugurkan. Prasangka baik apa, yang bisa kita pakai untuk menafsirkan peristiwa ini. Banyak sekali. Tafsir pertama, ukuran mewah atau tidak mewah,sangat relatif. Bagaimana menyamakan gaya hidup sederhana kepada Utsman Bin Affan yang terlahir sebagai bangsawan kaya raya, dengan Abu Dzar Al Ghifari yang terbiasa hidup seadanya sebagai suku badui pengembara. Tafsir kedua, sebagai seorang da'wi, ada obyek da'wah berupa komunitas masyarakat tertentu yang lebih efektif untuk dida'wahi, bila kita menyandang atribut mewah. Tafsir ketiga, keempat, dst., silakan disusun sendiri, lanjut pak sujahtra.
Contoh yang lain, ketika acara kampanye terbuka calon kada yang diusung partai da'wah, berkoalisi dengan partai lain, diisi dengan penampilan artis dangdut nan semlohoy, jangan langsung menyimpulkan bahwa sebagian kader da'wah tidak suka melihat penampilan artis tersebut, ups salah, maksudnya, jangan langsung menyimpulkan bahwa para qiyadah sudah mengizinkan berkampanye dengan iringan maksiat seperti itu. Lalu, apakah kita berharap para qiyadah dengan gagah berani mengumumkan di media massa bahwa partai da'wah sama sekali tidak menyetujui dan tidak bertanggungjawab terhadap penampilan artis seronok tersebut, yang sangat berisiko menyinggung dan melukai perasaan mitra koalisi, yang sejatinya adalah obyek da’wah, yang sudah mulai jinak hatinya kepada da’wah.
Diam, tidak memberikan penjelasan, dan membiarkan para kader menyimpulkan sendiri, terkadang merupakan langkah yang terbaik, sebagaimana kisah berita bohong yang dialami oleh ummul mu’minin, siti aisyah ra, yang dituduh telah melakukan kejahatan bersama dengan seorang sahabat bernama shofwan. Ummul mu’minin, siti aisyah ra, tidak menjawab atau menjelaskan ketidakbenaran berita tersebut. Kemudian, dikalangan sahabat, terjadi dialog antara suami dengan isterinya. Sang isteri, ketika memposisikan dirinya sebagai ummul mu’minin, tidak akan melakukan perbuatan tersebut, apalagi bila membandingkan, bahwa ummul mu’minin jauh lebih baik dibanding dirinya. Demikian juga dengan sang suami, ketika memposisikan dirinya sebagai shofwan, juga tidak akan melakukan perbuatan tersebut, apalagi bila membandingkan, bahwa shofwan lebih baik dibanding dirinya. Maka, apakah kita akan menuduh para qiyadah, yang kualitas keshalihannya jauh melebihi kita, membolehkan kemaksiatan ketika berkampanye.
Prasangka baik, akan melahirkan ketsiqohan. Tho’at dan tsiqoh, merupakan perekat dalam berjama’ah. Seringkali, sebagian kader menempatkan tsiqohnya secara terbalik. Mensikapi beberapa kader yang terjerat kasus hukum, kader lebih mempercayai aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan, atau KPK, dibandingkan mempercayai kader yang sedang menghadapi musibah tersebut.
Padahal, bukan rahasia lagi bahwa lembaga-lembaga penegak hukum, seringkali
bertindak sebagai makelar kasus atau dipergunakan oleh penguasa untuk menekan
rival politiknya. Sebaliknya, ketika seorang ustadz dikeluarkan dari jama’ah
melalui keputusan syuro, kader lebih mempercayai sang ustadz dan menuduh para
qiyadah telah berbuat dzalim dengan memberhentikan sang ustadz, seakan-akan,
para ustadz yang bergelar Lc dibelakang namanya, semuanya ma’shum, terbebas
dari dosa dan kesalahan.
Sebagaimana sahabat Abu Bakar ra yang diberi gelar asshiddiq oleh Rasulullah SAW karena selalu membenarkan perbuatan Rasulullah SAW, demikian pula seharusnya sikap
yang dimiliki oleh kader da’wah terhadap para qiyadahnya. Apakah kader partai
da’wah bisa disamakan dengan pengikut gusdur terhadap gusdur, karena kader
partai da’wah terkesan selalu mencari pembenaran terhadap setiap kebijakan yang
diambil oleh para qiyadahnya. Tentu tidak sama, karena kader memiliki hak untuk
bertanya, dalam memahami beberapa peristiwa yang membutuhkan klarifikasi. Hak
untuk bertanya, telah dimanfaatkan oleh sebagian kader, pada acara pertemuan
dengan para qiyadah yang telah beberapa kali diselenggarakan.
Mengapa prasangka buruk yang melahirkan ketidaktsiqohan bisa muncul di kalangan kader da’wah? Jawabannya sederhana, karena kader sudah tidak lagi intim dengan tarbiyah dan dengan struktur partai. Maksudnya, kader sering bolos dalam pertemuan mingguan dan tidak aktif di partai. Kader yang rajin hadir pertemuan mingguan, tetapi diam-diam menganut jargon, tarbiyah yes partai no, rentan terjangkit penyakit ini. Pak sujahtra menutup khutbahnya dan memberikan kesempatan bertanya kepada para peserta tarhib.
Apakah kader yang rajin menghadiri pertemuan mingguan ,tetapi sering tertidur di saat pak boss sedang menyampaikan taujih, termasuk kader yang rentan terserang penyakit ini? tanya salah satu peserta.

Rabu, 28 Juli 2010

TOR ( Term Of Reference)

Barangkali ada yang belum tahu TOR? Bagi seorang aktifis organisasi mengerti TOR sebuah keniscayaan. Bila belum mengerti, harus diberanikan untuk bertanya. Bukan sebuah kesalahan bila kita belum tahu lantas bertanya. Nah, yang parah adalah bila tidak tahu, malu bertanya atau tidak mau bertanya. Sehingga yang terjadi adalah sok tahu. Walau sudah senior sekalipun. Berikut ini ada pengalaman pribadi seseorang yang memberikan informasi tentang TOR, moga bermanfaat untuk anda:


Term of Reference (TOR)


June 22, 2008
Assalamu’alaykum Wr. Wb.
Pagi yang indah harus kulalui dengan rapat!!! Agendanya bikin TOR suatu acara…
Hm… Ternyata pas rapat ada yang belum tau TOR… Kesempatan, nih, buat tulisan perdana!!! à pas rapat malah ngetik ini… ^^!
Term of Reference alias TOR adalah segala batasan yang berguna untuk setiap pengisi (pemateri/pembicara) agar sesuai dengan apa yang diharapkan panitia yang mengundangnya. Pokonya, kalau pernah ngisi materi alias cuap-cuap di suatu acara pasti udah pernah dikasih TOR (kecuali acaranya kurang profesional. Tul, nggak?)
Biasanya TOR mengandung beberapa poin penting yang kudu diperhatikan si pengisi materi. Poin-poin tersebut di antaranya :

  1. Judul


  2. Ini wajib and mutlak kudu ada. Tanpa ini, ibarat orang tanpa muka. Kita nggak bakal tau siapa orang itu kalo kita nggak tau wajahnya. Tul, kan? Makanya, acara tanpa judul… Nggak, deh!
  3. Tujuan Umum


  4. Tujuan utama mengapa materi tertentu ingin disampaikan dalam suatu acara.
  5. Tujuan Khusus


  6. Kalo ini tujuan khususnya mengapa materi tertentu ingin disampaikan dalam acara tersebut. Tujuan-tujuan di sini harus selaras dengan tujuan umum agar si tujuan umumnya itu sendiri tercapai.
  7. Hari / tanggal dan Waktu


  8. Kalo panitia nggak ngasih hari, tanggal, dan waktu acara disampaikan, kira-kira kapan si pemateri/pembicara harus datang?
  9. Resume


    Hampir mirip dengan tujuan khusus, tapi lebih bersifat teknis. Dalam arti lain bisa menjawab pertanyaan : bagaimana cara agar tujuan khusus tercapai?
  10. Kondisi


  11. ‘Kondisi’ di sini menggambarkan kondisi objek yang akan diberi materi saat penyampaian materi. Harus diperhatikan siapa peserta yang bakal diberi materi, sehingga penyampaiannya tepat. Biasanya bisa berupa jawaban dari beberapa pertanyaan ini : pesertanya siapa? pekerjaannya apa? Gendernya apa? range usianya berapa? Hobinya apa? Dari suku/negara mana?
  12. Metode


  13. Metode ini biasanya berupa rangkaian bentuk materi dalam pembagian waktu tertentu. Misalnya, dari total waktu 2 jam, pemateri/pembicara diberikan kesempatan untuk menyampaikan dengan metode materi selama 1,5 jam, sementara setengah jam berikutnya diisi dengan metode simulasi dan tanya jawab.
  14. Keterangan


  15. Apapun yang perlu ditambahkan sebagai pesan untuk pemateri/pembicara biasanya ditulis di sini. Kebanyakan berupa harapan-harapan mengenai teknis saat cuap-cuap. Kadang disebutkan juga peralatan-peralatan (apakah disediakan oleh panitia atau disarankan pemateri/pembicara yang bawa?) yang menunjang penyampaian materi.

Cukup membantu? Selamat bikin TOR buat para panitia!!! Ups… Pemimpin rapatnya curiga… Udah dulu, ah…

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.


Sumber:
http://karafuruworld.wordpress.com/2008/06/22/8/


Moga sudah jelas, dan tidak bingung lagi ketika anda harus ditugaskan untuk membuat Sumber:
http://karafuruworld.wordpress.com/2008/06/22/8/ ( Terms Of Reference ). Moga anda sukses selalu.

Rabu, 21 Juli 2010

Dipermalukan di Forever 21

Tidak mustahil, kejadian seperti ini bisa terjadi pada siapa sajat, termasuk anda. Masing-masing kita punya harga diri dan martabat. Kejadian yang ditulis di Kompasiana ini bisa menjadi pelajaran buat anda. Berikut kejadiannya:


Pada 1 Maret 2009 sekitar pukul 14.00 saya masuk ke toko Forever 21 di Grand Indonesia, Jakarta. Saat keluar alarm berbunyi dan karena tidak merasa mengambil apa pun, dengan santai saya tetap berjalan keluar. Namun, pegawai toko itu (Saudari Euis) mengejar untuk memeriksa tas dan saya mengizinkan. Karena tidak menemukan apa pun dalam tas, saya dipaksa untuk mengeluarkan isi tas satu per satu. Saya keberatan dan meminta kalau setelah dikeluarkan masih tidak ada apa pun bagaimana? Kompensasi apa yang dapat diberikan karena saya telah dipermalukan di muka umum?

Kemudian dia memanggil supervisor yang tetap ngotot untuk mengeluarkan isi tas saya satu per satu, dengan alasan dia harus mengetahui apa yang menyebabkan alarm berbunyi. Akhirnya isi tas saya dikeluarkan satu per satu di muka umum, di depan kasir dengan dilihat pengunjung, tetapi tetap tidak ditemukan apa pun. Akhirnya dia menyatakan karena tas yang saya pakai bermerek GAP yang menyebabkan alarm bunyi, padahal di toko itu tidak ada barang merek dimaksud.

Tanpa merasa bersalah dia mengembalikan tas saya. Tidak sampai di sini, tetapi setelah saya keluar kembali dikejar oleh pegawai lain karena alarmnya berbunyi lagi. Sangat disayangkan, manajemen toko tersebut tidak berusaha memperbaiki alarm yang dipasang, malah pengunjung dipermalukan. Apakah ada perlindungan terhadap pengunjung mal untuk masalah seperti ini? MARISA MARDONO Jl Albasia A-7, Graha Indah, Bogor
[ Sumber : kompas ]


Bila hal ini terjadi pada anda, apa yang akan anda lakukan? Bagaimana dengan kehormatian kita yang sudah diinjak-injak seperti ini? Kepada siapa kita harus mengadukan masalah ini?
Ingat, kejadian ini bisa menimpa siapa saja, termasuk anda.


Sumber:
**** http://www.pacamat.com/dipermalukan-di-forever-21/

Selasa, 20 Juli 2010

KH Abdur Rozzaq Fachruddin


Kiai Haji adalah pemegang rekor paling lama memimpin Muhammadiyah, yaitu selama 22 tahun (1968-1990). Ia lahir tanggal 14 Februari 1916 di Cilangkap, Purwanggan, Pakualaman, Yogyakarta. Ayahnya ialah KH. Fachruddin (seorang Lurah Naib atau Penghulu dari Puro Pakualaman yang diangkat oleh Kakek Sri Paduka Paku Alam VIII) yang berasal dari Bleberan, Brosot, Galur, Kulonprogo. Sementara ibunya ialah Maimunah binti KH. Idris Pakualaman. Pada tahun 1923, untuk pertama kalinya Abdur Rozak bersekolah formal di Standaad School Muhammadiyah Bausasran Yogyakarta.

Setelah ayahnya tidak menjadi Penghulu dan usahanya dagang batik juga jatuh, maka ia pulang ke desanya di Bleberan, Galur, Kulonprogo. Pada tahun 1925, ia pindah ke sekolah Standaard School (Sekolah Dasar) Muhammadiyah Prenggan, Kotagede, Yogyakarta. Setamat dari Standaard School di Kotagede pada tahun 1928, ia masuk di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Baru belajar dua tahun di Muallimin, ayahnya memanggilnya untuk pulang ke Bleberan, dan belajar kepada beberapa kiai di sana, seperti ayahnya sendiri, KH. Abdullah Rosad, dan KH. Abu Amar. Sehabis Mahgrib sampai pukul 21.00, ia juga belajar di Madrasah Wustha Muhammadiyah Wanapeti, Sewugalur, Kulonprogo.

Setelah ayahnya meninggal di Bleberan dalam usia 72 tahun (1930), pada tahun 1932 Abdur Rozak masuk belajar di Madrasah Darul Ulum Muhammadiyah Wanapeti, Sewugalur. Selanjutnya pada tahun 1935 Abdur Rozak melanjutkan sekolahnya ke Madrasah Tabligh school (Madrasah Muballighin) Muhammadiyah kelas Tiga.

Pada tahun 1935, Abdur Rozak dikirim oleh Hoofdbestuur Muhammadiyah (pada periode KH. Hisyam) ke Talangbalai (sekarang dikenal dengan Ogan Komering Ilir) untuk mengembangkan gerakan dakwah Muhammadiyah. Di sana, ia mendirikan Sekolah Wustha Muallimin Muhammadiyah setingkat SMP. Pada tahun 1938, ia juga mengembangkan hal yang sama di Kulak Pajek, Sekayu, Musi Ilir (sekarang dikenal dengan Kabupaten Muba, Musi Banyu Asin). Tiga tahun kemudian, pada tahun 1941, ia pindah ke Sungai Batang, Sungai Gerong, Palembang sebagai pengajar HIS (Hollandcse Inlandevs School) Muhammadiyah yang setingkat dengan SD. Pada tanggal 14 Februari 1942, Jepang menyerbu pabrik minyak Sungai Gerong. Dengan sendirinya sekolah tempat mengajarnya ditutup. Kemudian Abdur Rozak dipindahkan mengajar di Sekolah Muhammadiyah Muara Maranjat, Tanjung Raja, Palembang, Sumatera Selatan sampai dengan tahun 1944. Selanjutnya ia akhirnya kembali ke Yogyakarta.

AR Fachruddin adalah ulama besar yang bewajah sejuk dan bersahaja, yang lebih dikenal dengan nama Pak AR. Kesejukannya sebagai pemimpin ummat Islam juga bisa dirasakan oleh ummat beragama lain. Ketika menyambut kunjungan Paus Yohanes Paulus II di Yogyakarta, sebenarnya ia menyampaikan kritikan, tetapi disampaikannya secara halus dan sejuk. Dalam sambutannya itu, ia mengungkapkan bahwa sebagian besar rakyat Indonesia adalah muslim. Akan tetapi disampaikannya pula tentang sikap mengganjal di kalangan umat Islam Indonesia bahwa umat Katholik banyak menggunakan kesempatan untuk mempengaruhi ummat Islam yang masih menderita agar mau masuk ke agama Katolik. Mereka diberi uang, dicukupi kebutuhannya, dibangun rumah-rumah sederhana, dipinjami uang untuk modal dagang, tetapi dengan ajakan agar menjadi umat kristen. Umat Islam dibujuk dan dirayu untuk pindah agama. Dalam tulisannya kepada Uskup Yohanes Paulus II, ia mengungkapkan bahwa agama harus disebarluaskan dengan cara-cara yang perwira dan sportif. Kritik ini diterima denganlapang dada oleh ummat lain karena disampaikan dengan lembut dan sejuk, serta dijiwai dengan semangat toleransi yang tinggi.

Pak AR menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tahun 1968 setelah di-fait Accomply untuk menjadi Pejabat Ketua PP Muhammadiyah sehubungan dengan wafatnya KH. Faqih Usman. Dalam Sidang Tanwir di ponorogo (Jawa Timur) pada tahun 1969, ia akhirnya dikukuhkan menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sampai Muktamar Muhammadiyah ke-38 di Ujung Pandang (Sulawesi Selatan) pada tahun 1971. Sejak saat itu ia terpilih secara berturut-turut dalam tiga kali Muktamar Muhammadiyah berikutnya untuk periode 1971-1974, 1974-1978, 1978-1985.

Di samping dikenal sebagai seorang mubaligh yang sejuk, ia juga dikenal sebagai penulis yang produktif. Karya tulisnya banyak dibukukan untuk dijadikan pedoman dalam beragama. Di antara karya-karyanya ialah Naskah Kesyukuran; Naskah Entheng, Serat Kawruh Islam Kawedar; Upaya Mewujudkan Muhammadiyah Sebagai Gerakan Amal; Pemikiran Dan Dakwah Islam; Syahadatain Kawedar; Tanya Jawab Entheng-Enthengan; Muhammadiyah adalah Organisasi Dakwah Islamiyah; Al-Islam Bagian Pertama; Menuju Muhammadiyah; Sekaten dan Tuntunan Sholat Basa Jawi; Kembali kepada Al-Qur`an dan Hadist; Chutbah Nikah dan Terjemahannya; Pilihlah Pimpinan Muhammadiyah yang Tepat; Soal-Jawab Entheng-enthengan; Sarono Entheng-enthengan Pancasila; Ruh Muhammadiyah; dan lain-lain.

Ulama kharismatik ini tidak bersedia dipilih kembali menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Muktamar Muhammadiyah ke-42 di Yogyakarta, walaupun masih banyak yang mengharapkannya. Ia berharap ada alih generasi yang sehat dalam Muhammadiyah. Ia wafat pada 17 Maret 1995 di Rumah Sakit Islam Jakarta pada usia 79 tahun.


Sumber:
* http://62010.muhammadiyah.or.id/index.php?option=com_content& view=article&id=109&Itemid=142

BELAJAR DARI MUHAMMADIYAH


”Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah, dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. Q.S. al-Nahl/16: 125.
Tanggal 03-08 Juli 2010 lalu menjadi momen penting dalam sejarah Perserikatan Muhammadiyah. Organisasi Masa yang menapaki usianya satu abad itu menggelar muktamar ke 46, diikuti oleh Muktamar Aisyiah ke 46, dan Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke 17. Muktamar Satu Abad Muhammadiyah kali ini menjadi sangat penting, karena organisasi tersebut akan memasuki abad kedua dalam kancah perjuangannya, abad globalisasi dengan segala tantangan dan problematikanya. Muktamar yang mengambil tema: Gerak Melintasi Zaman Dakwah dan Tajdid menuju Peradaban Utama” itu menjadi momentum penting dalam upaya Muhammadiyah membangun jatidiri bangsa.
Muktamar tersebut telah menghasilkan keputusan-keputusan penting, antara lain: revitalisasi pendidikan, revitalisasi kader dan organisasi, dan menetapkan program-program yang lebih terfokus pada: 1) pengembangan gerakan yang maju, profesional dan modern, 2) pengembangan sistem gerakan, sumberdaya manusia, dan amal usaha yang unggul dan mandiri, 3) peningkatan peran strategis dalam kehidupan umat, bangsa, dan dinamika global. Muktamar juga menghasilkan kepemimpinan baru untuk masa lima tahun ke depan yang dikomandani oleh Prof. Dr. Din Syamsuddin, M.A., selaku Ketua Umum, dan Dr. Agung Danarto, sebagai Sekretaris Umum.
Dalam muktamar itu Muhammadiyah juga memberikan pandangannya tentang: 1). Isu-isu strategis keumatan yang menyangkut masalah: kemiskinan kepemimpinan, komoditasi agama, konservatifisme dan formalisme agama, kemajemukan agama, dan keadilan gender. 2). Isu-isu strategis kebangsaan yang menyangkut masalah: revitalisasi karakter bangsa, pemberantasan korupsi, reformasi lembaga penegakan hukum, perlindungan dan kesejahteraan pekerja, sistem suksesi kepemimpinan nasional, reformasi birokrasi, reformasi agraria dan kebijakan pertanahan. 3). Isu-isu strategis kemanusiaan universal menyangkut masalah: krisis kemanusiaan modern, krisis pangan dan energi, krisis ekonomi global, krisis lingkungan dan perubahan iklim, Islamofobia, migrasi global, dan dialog antar agama dan peradaban.
Muhammadiyah dalam sejarahnya selama satu abad, telah berkarya untuk umat, bangsa, dan dunia. Dalam satu abad Muhammadiyah telah menjadi pelopor bagi gerakan dakwah dan tajdid, gerakan untuk membangun tatanan dunia berdasarkan nilai-nilai peradaban, termasuk nilai-nilai Islam yang luhur. Maka wajar bila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato sambutan Pembukaan Muktamar mengakui prestasi tersebut: ” Dalam tempo satu abad Muhammadiyah telah menjadi organisasi kemasyarakatan yang bergerak di barisan terdepan dalam meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan amal sosial. Ratusan sekolah, rumah sakit, panti asuhan dan lembaga-lembaga ke-Islam-an telah didirikan oleh Muhammadiyah di seluruh tanah air. Tidak berhenti sampai di situ, Muhammadiyah juga terlibat aktif dalam dialog lintas peradaban, dialog antara Timur, Barat dan Islam, yang ditujukan untuk membangun harmoni antar peradaban yang mengedepankan prinsip saling menghormati dan saling menghargai pluralisme dan perbedaan. Saat ini Muhammadiyah bukan saja telah tampil sebagai salah satu organisasi keagamaan Islam terbesar di tanah air, tetapi juga merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di dunia. Gerakan tajdid Muhammadyah telah membawa pencerahan dan pembaharuan pemikiran umat Islam. Tidaklah berkelebihan kiranya, jika kita katakan bahwa kiprah Muhammadiyah di awal kelahirannya telah berhasil memperbaharui suasana intelektual kaum muslimin di tanah air”.
Karya-karya Muhammadiyah patut menjadi kebanggaan umat dan bangsa Indonesia. Kita patut berterimakasih kepadanya, sekaligus belajar dari sukses-sukses yang telah dicapai. Presiden SBY mengungkapkan rasa terimakasihnya dengan mengatakan: ”Kepada para sesepuh, para alim ulama, pimpinan persarikatan, serta keluarga besar Muhammadiyah dan organisasi-organisasi otonomnya, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas peran aktifnya dalam pencerahan, pencerdasan dan pemberdayaan umat di tanah air. Semoga aktivitas Saudara sekalian dicatat oleh Allah SWT sebagai amal yang sholeh”. Sebagaimana Wakil Presiden, Budiono, juga mengungkapkan rasa terimakasih itu saat menutup Muktamar: “Saya sekarang dapat berdiri disini, di depan para hadirin sekalian, antara lain karena Muhammadiyah. Terimakasih, Muhammadiyah!”. Seperti diketahui bahwa Wapres Budiono adalah lulusan pendidikan SD Muhammadiyah di Kota Blitar. Muhammadiyah telah memberikan kontribusinya kepada anak bangsa dalam gerakan dakwah dan tajdid menuju cita-cita bersama, “Mari kita bersama-sama mencapai tujuan bersama yaitu kesejahteraan rakyat Indonesia,” tegas Wapres. Sebuah cita-cita bersama menuju khair ummah (umat terbaik, Q.S. Ali Imrân/3: 110), dan mewujudkan baldatun thayyibah (negeri yang baik, Q.S. Saba’/34: 15).
Gerakan Dakwah
Sebagaimana disebutkan dalam Anggaran Dasar, Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang mengemban misi da’wah dan tajdid, berasas Islam, bersumber pada al-Quran dan as-Sunnah, dan bertujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Muhammadiyah sesuai jatidirinya senantiasa istiqamah untuk menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memajukan kehidupan umat, bangsa, dan dunia kemanusiaan sebagai wujud ikhtiar menyebarluaskan Islam yang bercorak rahmatan lil-‘alamin. Misi kerisalahan dan kerahmatan yang diemban Muhammadiyah tersebut secara nyata diwujudkan melalui berbagai kiprahnya dalam pengembangan amal usaha, program, dan kegiatan yang sebesar-besarnya membawa pada kemaslahatan hidup di dunia dan akhirat bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini.
Daftar panjang kisah sukses Muhammadiyah dalam mengembangkan tradisi dakwah sosial di negeri ini dapat disusun secara panjang lebar. Dari mulai merintis penggunaan media modern dalam dakwah berupa buku, majalah, sebaran (leaflet, booklet). Percetakan Persatuan berikut tokoh buku Persatuan dan Toko Buku Siaran adalah contoh lain percetakan dan tokoh buku tertua kaum pribumi, seperti majalah Suara Muhammadiyah.

Seperti juga kepeloporan Muhammadiyah pada era awal dalam pembangunan tempat ibadah di tempat-tempat umum; stasiun, terminal, dan juga mushalla di bandara atau rumah makan. Managemen perjalanan haji, kepanitian kegiatan keagamaan, shalat Ied di lapangan, panti asuhan. Demikian pula pembinaan, nasehat perkawinan dan perjodohan yang pernah dikenal dengan BP-4. Himbauan untuk pemenuhan kewajiban ibadah seperti shalat melalui leaflet ”sopo durung solat (siapa belum salat)?” dan berbagai hal berkaitan dengan ajaran merupakan buah karya Muhammadiyah.

Tentu saja karya terbesar Muhammadiyah dalam kurun satu abad adalah mendorong umat Islam meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di sekolah modern yang waktu itu dianggap sekolah kafir. Dengan pendidikan modern itu, demikian kesimpulan penelitian Riaz Hassan sekitar tahun 70-80-an, anak didik menjadi semakin rasional dan puritan sehingga semakin hari semakin meninggalkan upacara-upacara mistik, meninggalkan hal-hal yang bersifat tayayyul, bid’ah, churafat (TBC). Sebuah strategi dakwah yang bervisi jauh ke depan.

Muhammadiyah dalam usianya jelang satu abad telah banyak mendirikan taman kana-kanak, sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, balai pengobatan, rumah yatim piatu, usaha ekonomi, penerbitan, dan amal usaha lainnya. Muhammadiyah juga membangun masjid, mushalla, melakukan langkah-langkah da’wah dalam berbagai bentuk kegiatan pembinaan umat yang meluas di seluruh pelosok Tanah Air. Muhammadiyah bahkan tak pernah berhenti melakukan peran-peran kebangsaan dan peran-peran kemanusiaannya dalam dinamika nasional dan global.
Sukses dakwah Muhammadiyah, tidak lepas dari misi da’wahnya sejak dilahirkan yang dijiwai oleh pesan Allah dalam Al-Quran Surat Ali-Imran 104: ”Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung”. Kewajiban dan panggilan da’wah yang luhur itu menjadi komitmen utama Muhammadiyah sebagai ikhtiar untuk menjadi kekuatan Khaira Ummah sekaligus dalam membangun masyarakat Islam yang ideal seperti itu sebagaimana pesan Allah dalam Al-Quran Surat Ali-Imran ayat 110: ”Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”.
Dengan merujuk pada Firman Allah dalam Al-Quran Surat Ali Imran 104 dan 110, Muhammadiyah menyebarluaskan ajaran Islam yang komprehensif dan multiaspek itu melalui da’wah untuk mengajak pada kebaikan (Islam), al-amr bi al-ma’ruf wa al-nahy ‘an al-munkar (mengajak kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar), sehingga umat manusia memperoleh keberuntungan lahir dan batin dalam kehidupan ini. Da’wah yang demikian mengandung makna bahwa Islam sebagai ajaran selalu bersifat tranformasional; yakni dakwah yang membawa perubahan yang bersifat kemajuan, kebaikan, kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai keutamaan lainnya untuk kemaslahatan serta keselamatan hidup umat manusia tanpa membeda-bedakan ras, suku, golongan, agama, dan lain-lain.
Buya Hamka menjelaskan tentang rahasia sukses dakwah itu karena adanya keteladanan, kelenturan, keluwesan dan gerakan dakwah yang hidup. Bila dakwah hidup, Islam dan kaum muslimin akan terus hidup, maju dan berkembang. Tapi bila dakwah itu mati, Islam dan kaum muslimin akan terpuruk, mundur, statis, akhirnya mati. Dakwah itu harus menggunakan berbagai metode yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat itu. Bila dakwah tidak memiliki daya gerak, daya saing, daya merubah sikap dan perilaku, dan daya memperbaiki, maka dakwah itu lemah tak berdaya menuju kematiannya.

Agar dakwah itu terus hidup, diperlukan para da’i (tenaga dakwah) yang terus hidup, tidak pernah berhenti berdakwah. Semangat juang, jihad tidak boleh kendor karena berbagai alasan. Seringkali kita membanggakan jumlah bilangan bahwa mayoritas penduduk Indonesia, 90 %, memeluk Islam. Tapi apalah arti jumlah bilangan yang banyak kalau kualitasnya rendah. Jumlah bilangan yang banyak itu akan mati dan tidak akan mampu menjadi khair ummah (umat terbaik), bila tidak ada dakwah yang hidup, tidak ada amar ma’rûf nahi mungkar, dan tidak ada lagi jihâd fî sabîlillâh, sebagaimana yang disinyalir dalam Q.S. Ali Imran/3: 110. Kuantitas umat harus diikuti dengan kualitas individu-individunya.

Buya Hamka menceriterakan tentang dakwah yang luwes itu seperti yang dilakukan oleh Gerakan Muhammadiyah / Aisyiyah antara tahun 1927 – 1930. Pada saat itu, kaum perempuan Indonesia dari berbagai suku, memakai pakaian yang berbeda-beda, yang terkadang bertentangan dengan ajaran Islam karena tidak menutup aurat, sangat tipis (transparan) sehingga menampakkan bagian-bagian tubuh terlarang mereka. Gerakan Aisyiyah tidak mencela mereka sebagai haram, berdosa, masuk neraka dan lain-lain. Aisyiyah membuat mode pakaian baru yang islami, cantik, manis, dan menarik. Para anggotanya yang tersebar di seluruh Indonesia menggunakan mode pakaian itu. Akhirnya dakwah itu berhasil. Mode pakaian itu ditiru oleh banyak perempuan Indonesia, termasuk pemuka wanita Islam seperti Rasuna Said dan Rahmah El Yunusiyah. (Hamka, 1984: 32-33)

Buya Hamka sendiri dikenal sebagai sosok luwes dan memahami benar lingkungan dan budaya setempat. Banyak di antara perempuan terpelajar yang masih terpengaruh mode Barat ingin belajar Islam kepada Buya Hamka di Masjid Agung Al-Azhar. Mereka datang dengan pakaian minim dan make up yang berlebihan. Buya tidak berkeberatan mengajar mereka yang berpakaian belum sesuai dengan akhlak Islam itu. Janggal memang seorang ulama besar mengajar perempuan dengan berpakaian terbuka, setengah tutup aurat. Tapi beliau lakukan dengan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang Islam. Lama kelamaan, mereka datang ke pengajian itu dengan menutup aurat, berbusana muslimah dengan indah dan rapi. Bahkan pada awal-awal berdiri pendidikan formal Al-Azhar, tidak diwajibkan bagi siswa siswinya untuk berbusana muslimah. Bertahap namun pasti, dakwah itu membawa hasil. (Rusydi, 1982: 156-157).

Islam harus disampaikan dengan bahasa yang dirumuskan secara aktual dan difahami umat, bukan konsep normatif yang rigid (kaku) dan mengawang di langit. Islam harus diterjemahkan ke dalam kehidupan masyarakat yang hidup dinamis. Para da’i adalah orang-orang yang memiliki perspektif yang luas dan jauh ke depan. Islam harus didekati secara manusiawi dan dipahami dari berbagai segi (multi dimensional).

Gerakan Tajdid
Tidak dapat dipungkiri bahwa K.H. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, adalah pelopor gerakan tajdid (pembaruan) di Indonesia. Tajdid yang dilakukan beliau bersifat pemurnian (purifikasi) dan perubahan ke arah kemajuan (dinamisasi), yang semuanya berpijak pada pemahaman tentang Islam yang kokoh dan luas. Dengan pandangan Islam yang demikian, K.H. Ahmad Dahlan tidak hanya berhasil melakukan pembinaan yang kokoh dalam akidah, ibadah, dan akhlak kaum muslimin, tetapi sekaligus melakukan pembaruan dalam amaliah mu’amalat dunyawiyah sehingga Islam menjadi agama yang menyebarkan kemajuan.
Semangat tajdid Muhammadiyah tersebut didorong antara lain oleh Sabda Nabi Muhammad s.a.w., yang artinya: ”Sesungguhnya Allah mengutus kepada umat manusia pada setiap kurun seratus tahun orang yang memperbarui ajaran agamanya” (Hadits diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abi Hurairah). Karena itu melalui Muhammadiyah telah diletakkan suatu pandangan keagamaan yang tetap kokoh dalam bangunan keimanan yang berlandaskan pada Al-Quran dan As-Sunnah sekaligus mengemban tajdid yang mampu membebaskan manusia dari keterbelakangan menuju kehidupan yang berkemajuan dan berkeadaban.
Dalam pandangan Muhammadiyah, bahwa masyarakat Islam yang sebenar-benarnya yang menjadi tujuan gerakan merupakan wujud aktualisasi ajaran Islam dalam struktur kehidupan kolektif manusia yang memiliki corak ummatan wasatha (masyarakat tengah) yang berkemajuan baik dalam wujud sistem nilai sosial-budaya, sistem sosial, dan lingkungan fisik yang dibangunnya. Masyarakat Islam adalah masyarakat yang memiliki keseimbangan antara kehidupan lahiriah dan batiniah, rasionalitas dan spiritualitas, aqidah dan muamalat, individual dan sosial, duniawi dan ukhrawi, sekaligus menampilkan corak masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, kesejahteraan, kerjasama, kerjakeras, kedisiplinan, dan keunggulan dalam segala lapangan kehidupan.
Dalam menghadapi dinamika kehidupan, masyarakat Islam semacam itu selalu bersedia bekerjasama dan berlomba-lomba dalam serba kebaikan di tengah persaingan pasar-bebas di segala lapangan kehidupan dalam semangat ”berjuang menghadapi tantangan” (al-jihâd li al-muwâjjahât) lebih dari sekadar ”berjuang melawan musuh” (al-jihâd li al-mu’âradhah). Masyarakat Islam yang dicita-citakan Muhammadiyah memiliki kesamaan karakter dengan masyarakat madani, yaitu masyarakat kewargaan (civil-society) yang memiliki keyakinan yang dijiwai nilai-nilai Ilahiah, demokratis, berkeadilan, otonom, berkemajuan, dan berakhlak-mulia (al-akhlaq al-karimah).
Masyarakat Islam yang semacam itu berperan sebagai syuhadâ’ ‘ala al-nâs di tengah berbagai pergumulan hidup masyarakat dunia. Karena itu, masyarakat Islam yang sebenar-benarnya yang bercorak ”madaniyah” tersebut senantiasa menjadi masyarakat yang serba unggul atau utama (khaira ummah) dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Keunggulan kualitas tersebut ditunjukkan oleh kemampuan penguasaan atas nilai-nilai dasar dan kemajuan dalam kebudayaan dan peradaban umat manusia, yaitu nilai-nilai ruhani (spiritualitas), nilai-nilai pengetahuan (ilmu pengetahuan dan teknologi), nilai-nilai materi (ekonomi), nilai-nilai kekuasaan (politik), nilai-nilai keindahan (kesenian), nilai-nilai normatif berperilaku (hukum), dan nilai-nilai kemasyarakatan (budaya) yang lebih berkualitas.
Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya bahkan senantiasa memiliki kepedulian tinggi terhadap kelangsungan ekologis (lingkungan hidup) dan kualitas martabat hidup manusia baik laki-laki maupun perempuan dalam relasi-relasi yang menjunjungtinggi kemaslahatan, keadilan, dan serba kebajikan hidup. Masyarakat Islam yang demikian juga senantiasa menjauhkan diri dari perilaku yang membawa pada kerusakan (fasâd fi al-ardh), kedhaliman, dan hal-hal lain yang bersifat menghancurkan kehidupan.
Gerakan K.H. Ahmad Dahlan sebagai pelopor gerakan tajdid (pembaruan) dapat dilihat dari awal sejarah gerakan Muhammadiyah. Dalam gerakan tajdidnya, beliau tetap bertahan dengan kelenturan dan posisi tengah sebagai ciri khas gerakan Muhammadiyah.
K.H. Ahmad Dahlan hidup di lingkungan kauman di Yogyakarta. Beliau membuka diri bagi pengaruh pendidikan Barat, belajar huruf latin, dan khazanah ilmu modern dari rekan-rekannya di Budi Utomo. Hasilnya, melalui organisasi yang didirikannya, Muhammadiyah, diterbitkan publikasi rutin melalui mesin cetak modern, dan didirikan sekolah persilangan antara sekolah model kolonial dan pesantren. Sebuah loncatan pembaruan luar biasa saat itu.
K.H. Ahmad Dahlan termasuk mereka yang pertama-tama memperkenalkan bangku dan papan tulis (sebuah tanda modernitas seperti komputer sekarang). Komunitas epistemik yang dibentuk melalui pengenalan rasionalisme, kurikulum, dan perangkat modern Barat, merupakan gerak loncatan historis yang jauh ke depan.
Oleh karena itu, walau terlihat sebagai seorang puritan yang menghebohkan Masjid Kesultanan, namun jauh di dalam diri Dahlan, dalam analisis Yudi Latief (kepala PSIK-Indonesia), bersemayam kelenturan dan kemoderatan. Jauh dari menolak Barat, juga jauh dari memeluknya; dekat dengan tradisionalisme tapi tidak menjadi tradisionalis. Ahmad Dahlan adalah tokoh muslim liminal, seorang yang berdiri di jalan tengah, mengawinkan tradisi dan inovasi. Keseimbangan adalah kunci yang menjaga kelenturan dan kemoderatan Dahlan. Ber-tajdid menjadi upaya menjaga keseimbangan itu. Tanpa keseimbangan, semua akan runtuh.
Buya Hamka menjelaskan tentang tajdid (pembaruan, modernisasi) sebagai hal yang mutlak diperlukan di segala bidang. Modernisasi diperlukan untuk membangun jiwa bebas merdeka setelah sekian tahun terjajah. Modernisasi dari suasana feodal kepada alam demokrasi. Modernisasi dari sebuah negeri agraris tradisional menjadi Negara maju dan industrialis. Modernisasi dari suasana kebodohan kepada ilmu pengetahuan. Modernisasi ilmu pengetahuan untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju. (Hamka, 2002, hal. 266-267).

Karena umat Islam tidak mau berkompromi dengan kolonialisme dan kristenisasi, maka pihak penjajah memeras otak untuk dapat menjinakkan umat Islam yang dianggap "liar" itu. Caranya dengan menyusun sistem pendidikan baru. Snouck Hourgronye pernah memberikan nasehat kepada pemerintah Hindia Belanda, supaya semangat Islam itu lemah dan kendor, agar diberikan pendidikan yang mengemukakan kemegahan nenek moyang sebelum Islam datang, hendaknya mengobarkan semangat nasionalisme, dan membangun orientasi berpikir seperti barat. Sejak di sekolah dasar, hendaknya ditanamkan dasar netral agama. Setelah masuk jenjang perguruan tinggi, dituntun mempelajari agama Islam secara "ilmiah" yang dipandu oleh sarjana barat (para orentalis) yang beragama Kristen dan Yahudi, yang memandang Islam dari luar. Dengan model pendidikan itu, mereka merasa sebagai kalangan terpelajar Islam. "Bikinlah mereka jadi Belanda di Timur, sebagaimana kita jadi Belanda di Barat", kata Hourgronye. Ditanamkan kepada mereka bahwa Islam itu kotor, santrinya kotor dan kudisan, kyainya tukang kawin bininya banyak, kolam masjidnya kotor dan sebagainya. Pahlawan yang dibanggakan bukan raden Patah atau Sunan Gunung Jati, melainkan Hayam Wuruk dan Gajah Mada. Akhirnya mereka memandang Islam dengan sinis dan penuh cemoohan. (Hamka, 2002: 306).

Sebagai akibat dari sistem pendidikan barat itu, maka di kalangan orang Islam yang teguh memegang Islam menjadi antipati dengan segala yang berbau Belanda (Barat). Mereka yang tinggi ghirah agamanya tidak sudi menyekolahkan anaknya ke sekolah Belanda. Mereka lebih suka mendirikan pondok, belajar pengetahuan Islam yang tinggi ke Makkah lalu pulang. Setelah pulang mereka mendidik anak-anak dalam lingkungan Islam, isolasi dan memisahkan diri. Maka di negeri ini muncul dua golongan terpelajar Islam, yang satu golongan berkiblat ke Amsterdam dan yang lain berkiblat ke Makkah. Didikan Barat memandang sinis kepada agama, dan pendidikan surau membenci segala yang berbau barat. Keduanya memandang yang lain dari segi negatifnya saja. (Hamka, 2002: 308)

Pertentangan dua front yang berbeda cara berpikir itu begitu kuat sampai zaman kemerdekaan. Pertentangan itu terus berlangsung entah sampai kapan akan berakhir. Gagalnya umat Islam dalam sidang Majelis Konstituante hasil Pemilihan Umum 1955, adalah bukti nyata betapa pada dua kubu itu terdapat jurang yang sangat dalam yang sangat sulit didamaikan. Bahkan pertentangan dua kubu itu masih kita rasakan pengaruhnya sampai saat ini dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Oleh karena itu, pembaharuan pendidikan Islam sangat diperlukan. Cara pandang yang serba negatif dan mencoba lari dari Islam harus dihentikan. Anak-anak Islam harus dididik untuk kembali kepada al-Quran dan al-Sunnah. Bangga dengan sumber ajaran agamanya, memahami sejarah bangsanya, dan tidak tercerabut dari akar keislamannya. Begitu juga cara pandang yang sempit, mengisolasi diri, tidak mau membuka wawasan, sejatinya telah melenceng dari ajaran hakiki Islam yang menyuruh untuk belajar dan menguasai ilmu pengetahuan sehingga dapat menjadi khalifah di muka bumi.

Kita tampaknya harus belajar banyak dari Muhammadiyah yang punya komitmen kuat dalam gerakan dakwah yang ramah dan gerakan tajdid yang inovatif. Semoga di kurun abadnya yang kedua, langkah dakwah dan tajdidnya lebih bervisi jauh ke depan untuk kejayaan umat dan bangsa di masa yang akan datang.

Penulis,


Dr. H. Shobahussurur, M.A.
Ketua Takmir Masjid Agung Al-Azhar Jakarta

* Oleh-oleh penulis menghadiri undangan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta.

Basyir Menggugat





Basyir, kau kibarkan merah putih malu-malu

Lalu, kau jerat lehermu dengan tambang

Kau memberontak dengan caramu

Asamu telah habis, harapmu sirna

Merah putih jadi saksi

Merah putih meratap tak berdaya

Merah putih robek kebesarannya

Basyir, perlawananmu menggetarkan

Membuka topeng, betapa rapuh kebesaran bangsa

Betapa timpang kesenjangan

Betapa membatu nurani

Betapa beku empati

Basyir, maafkan kami

Tuhan, ampuni kami…

Sunaryo Adhiatmoko

Pengelola sekolah rakyat, Rawa Kalong, Gunungsindur, Bogor





Semua kita tentu merinding, dengan pilihan Muhammad Basyir (11) yang mengakhiri hidup dengan gantung diri di Kios Pasar, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu pekan lalu. Para tetangga mengenal Basyir sebagai anak yang berbakti. Ia rajin membantu orang tuanya dengan menjual kardus bekas dan ngojek payung, jika musim hujan.

Banyak sebab, kenapa ia mengakhiri hidup di usia belia. Konon, menurut keluarga terdekatnya, kedua orang tua Basyir kerap bertengkar karena tekanan ekonomi. Sebagian, juga mengungkapkan keinginan Basyir yang ingin sekolah, namun tak juga terwujud. Meski, ia pernah mencicipi sekolah SD hingga kelas dua, di kampung halamannya, Aceh.

Di kios tempat Basyir menjemput maut, tampak pemandangan yang menggetarkan. Bocah yang bercita-cita jadi polisi dan dokter itu, memancang Sang Saka Merah Putih yang dikibarkan di atas atap kios. Ia, seakan meninggalkan tanda agar ada orang menyaksikan, seorang anak manusia begitu mengiba ingin sekolah.

Sayang, sebagian mata kita telah buta, nurani mati, dan negara telah jadi penguasa yang tak berdaya. Basyir mengibarkan merah putih sebagai simbol perlawanan, betapa timpang sistem pendidikan di negeri ini. Semua terlambat, tapi Basyir menyengat, agar tak lagi ada anak bangsa yang jadi tumbal ketidakadilan pendidikan.


Sumber:
http://metro.kompasiana.com/2010/07/17/basyir-menggugat/

Minggu, 06 Juni 2010

Penipuan Dengan Kedok MER-C Dan Bantuan Palestina

Anda mungkin termasuk orang yang menerima sms yang berbunyi seperti ini:

Innalillahi wainna ilaihi roojiun. Baru saja dapat kabar mobil Tim MER-C yang membawa dokter-dokter dari seluruh dunia menuju Palestina dibombardir oleh Israel laknatullah, 19 org mati syahid, insya Allah. 12 org Dokter Tim MER-C blm ditemukan. Mhn doanya dari semua mu’min/mu’minah,"

"YAYASAN MER-C: Rakyat Palestina sangat butuh bantuan. Mari kita sumbang rakyat Palestina. Sumbangan bisa dikirim ke BANK MANDIRI No. Rek. 1300010623505, a/n. Maryuni,"


Ternyata sebuah penipuan. Melalui detik.com , MER-C memberikan pernyataan dan klarifikasinya.

MER-C menegaskan, kedua info dari SMS tersebut adalah info yang menyesatkan. Untuk itu, MER-C mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dan mengecek terlebih dahulu setiap informasi terkait MER-C ke 021-3159235 atau 0811 99 0176.

Yang
Parahnya, penderitaan orang-orang Palestina dan simpati masyarakat dijadikan kesempatan untuk menipu. Innalillahi wainna ilaihi rojiun.
Semoga anda bisa menyebarkan informasi ini.
Untuk berita detik.com, anda bisa CLIK DI SINI

Sabtu, 05 Juni 2010

UNIW Condemn Isreali attack

The Union of Non-Governmental Organizations of the Islamic (UNIW) condemn Israeli attack in Mavi Marmara ships. The Secretary General Necmi Sadikoglu told this press release to International community. The condemnation as bellow:

Israel’s Banditry should not remain unreturned!


ISTANBUL - Secretary General of the Union of Non-Governmental Organizations of the Islamic (UNIW) Necmi Sadikoglu issued a press statement upon the armed attacks of Israel to the flotilla, which is taking humanitarian aid to Gaza, and called on the Turkish government and international powers to protect the aid flotilla and to stop Israel.

“Israel’s attack on the humanitarian aid ships is inhumane. Israel has once again transgressed the boundaries.” Sadikoglu said and called on the Turkish government, Islamic Countries and international decision-making mechanisms for urgent intervention.

“Israel shed blood in a ship where Turkish flags were displayed. Israel carried out attack on 600 civilians from 50 countries. Israel has lost forever after its attack causing 15 deaths and more than 100 people to get wounded! Israel has made banditry in international waters! It should get its response in the strongest manner.” Sadikoglu said and made the following calls in his statement:


  1. After this event, denouncement decisions give no benefit. International powers should take actual precautions.

  2. Turkish government should take all the necessary actions against this attack on the Turkish citizens and the ship that is carrying the Turkish flag.

  3. International powers should leave their silence against the Israeli interception to the aid flotilla and should immediately intervene in the matter.

  4. The Organization of the Islamic Conference should urgently come together and prepare an urgent action plan.

  5. International public opinion should not stay unreactive against the interception and the prevention of the aid flotilla and should organize wide protests in every scale.

  6. The conscience of the humanity is having one of the most important exams of its history. We are calling on the entire Islamic World and the humanity to take action and say stop to Israel in the face of this situation.


--
--
The Union of NGOs of The Islamic World (The UNIW)

www.theunity.org
info@theunity.org

Link :Click Here